{"id":6377,"date":"2019-05-08T03:15:31","date_gmt":"2019-05-08T03:15:31","guid":{"rendered":"http:\/\/beta.kebunrayabaturraden.id\/?p=6377"},"modified":"2021-05-28T02:38:24","modified_gmt":"2021-05-28T02:38:24","slug":"mengenal-lebih-dekat-malaxis-slamatensis-j-j-sm-bakh-f-anggrek-asli-lereng-gunung-slamet","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/?p=6377","title":{"rendered":"Malaxis slamatensis, Anggrek Asli Lereng Gunung Slamet"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anggrek (Orchidaeae) merupakan famili terbesar yang menempati 7 \u2013 10 %\n tumbuhan berbunga dan memiliki kurang lebih 20.000 \u2013 35.000 spesies\nyang terdiri atas 750 \u2013 850 genus (Dressler, 1993). Berdasarkan tempat\nhidupnya, anggrek dibedakan menjadi empat kelompok yaitu anggrek\nterestrial, anggrek epifit, anggrek litofit, dan anggrek saprofit.\nKebanyakan anggrek ditemukan hidup sebagai tumbuhan terestrial dan\nbeberapa spesies hidup menempel di batang pohon atau epifit (Dressler,\n1993).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Whitten (1992) menyampaikan bahwa banyak diantara jenis-jenis anggrek\n yang waktu lalu banyak dan mudah dijumpai di alam, tetapi sekarang\nsudah sukar untuk mendapatkan kembali bahkan ada beberapa yang dianggap\nsudah punah di alam. Menurut Puspitaningtyas (2007), hal tersebut\ndisebabkan karena selain kerusakan habitat, juga karena banyak\ndieksploitasi untuk diperdagangkan. Saat ini diperkirakan keberadaan dan\n kekayaan jenis anggrek di alam sudah mengalami perubahan. Pulau Jawa\nmerupakan salah satu kawasan yang memiliki tingkat endemisitas\njenis-jenis anggrek yang tinggi. Comber (1990) melaporkan bahwa di Jawa\nterdapat kurang lebih 731 jenis anggrek dan 231 jenis diantaranya\ndinyatakan endemik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kawasan Kebun Raya Baturraden berada pada kawasan Hutan Produksi\nTerbatas di wilayah BKPH Gunung Slamet Barat, KPH Banyumas Timur, Perum\nPerhutani Divisi Regional Jawa Tengah. Luas Kawasan KR Baturraden\nmencapai 143,5 ha berada pada ketinggian 702-1076 m dpl. Kondisi\ntopografi&nbsp; berupa daerah gunungan yang bergelombang dan berbukit-bukit\ndengan kemiringan antara 20 sampai 70%. Kebun Raya ini memiliki tipe\niklim A (Hujan Basah) dengan curah hujan rata-rata 5198,29 mm\/tahun dan\n167 hari hujan\/tahun (Manalu <em>et al., <\/em>2015).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu koleksi yang banyak terdapat di Kebun Raya Baturraden\nadalah famili Orchidaceae atau anggrek. Sampai dengan saat ini, telah\nterkumpul sebanyak 208&nbsp; spesimen dari 37 marga, 55 jenis dan masih ada\n40 koleksi anggrek yang belun teridentifikasi. Koleksi Anggrek yang ada\ndi Kebun Raya Baturraden berasal dari kegiatan eksplorasi yang dilakukan\n oleh PKT Kebun Raya LIPI maupun oleh Kebun Raya Baturraden sendiri.\nSalah satu jenis anggrek yang menjadi koleksi KR Baturraden merupakan\njenis endemic Gunung Slamet yaitu <em>Malaxis slamatensis<\/em>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anggrek (Orchidaeae) merupakan famili terbesar yang menempati 7 \u2013 10 % tumbuhan berbunga dan memiliki kurang lebih 20.000 \u2013 35.000 spesies yang terdiri atas 750 \u2013 850 genus (Dressler, 1993). Berdasarkan tempat hidupnya, anggrek dibedakan menjadi empat kelompok yaitu anggrek terestrial, anggrek epifit, anggrek litofit, dan anggrek saprofit. Kebanyakan anggrek ditemukan hidup sebagai tumbuhan terestrial&#8230; <\/p>\n<div class=\"clear\"><\/div>\n<p><a href=\"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/?p=6377\" class=\"excerpt-read-more\">Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7746,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[56,80,84],"tags":[],"class_list":["post-6377","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kebunrayabaturraden","category-koleksi-anggrek","category-artikel-konservasi"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6377"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6377\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8617,"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6377\/revisions\/8617"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7746"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/kebunrayabaturraden.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}